Sabtu, 18 Oktober 2014

Proyek INFRASTRUKTUR Desa - tabloid INFOKU



“PIPP Jangan Diborongkan,” Bupati
INFOKU, BLORA= Desa/Kelurahan penerima Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP), Program Penyediaan Air Minum Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta Program Urban Sanitation Rural Infrastructure (USRI) dan Program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM-DAK) mengikuti Sosialisasi di pendopo rumah Dinas Bupati Blora, Rabu lalu.
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya meminta agar penerima bantuan bisa menggunakan dana tersebut sesuai dengan yang direncanakan dan pembangunannya pun juga sesuai kebutuhan masyarakat. Reward dari pemerintah pusat ini, lanjutnya agar dilaksanakan yang bagus, jika berhasil Pemkab. Blora juga siap untuk itu.
 “Ingat, pelaksanaanya tidak boleh diborongkan dan jangan lupa tertib administrasi,” tandasnya.
Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga Plt. Dinas Pekerjaan Umum  Blora, Bondan Sukarno mengungkapkan bahwa pada tahun 2014 ini, ada 18 desa sasaran PPIP, terdiri-dari 3 desa reguler I, 15 desa reguler II yang berasal dari APBN.
“100 % APBD sifatnya hibah, sistem pelaksanaannya swakelola masyarakat,” katanya.
Untuk Pamsimas, lanjutnya ada 22 Desa Penerima, terdiri dari Pamsimas Reguler, Pamsimas Replikasi dan Pamsimas Hibah Intensif Desa (HID) yang menerima ada 10 Desa sasaran. Khusus Pamsimas HID, sebagai reward kepada desa yang tahun lalu menerima dan dinilai berhasil.
“Pamsimas Reguler 80 % APBN 20 % swadaya masyarakat, Pamsimas Replikasi berasal DAU murni APBD 80 %, 20 % sisanya swadaya masyarakat. Dana HIB berasal dari APBDN 80 %, 20 % sisanya hibah Pemkab. Blora,” terangnya.
Program USRI ada 9 desa penerima yang semuanya di Kecamatan Cepu dan Blora Kota yang dana seluruhnya berasal dari APBN yang sifatnya hibah dari pemerintah pusat dan pelaksanaannya dilakukan oleh Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM). Sedangkan SLBM-DAK yang bersumber dari DAK bidang Sanitasi dari Pemerintah Provinsi ada 4 desa sasaran. 
Peserta sosialisasi para Camat dan kepala kelurahan/desa serta 1 orang tokoh masyarakat penerima bantuan. (Endah/TGH)

Lihat Model Cetak Tabloid....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru
 


Kantor Bupati Rohil Termegah



Kantor Bupati Rohil Termegah di Indonesia
INFOKU, ROHIL - Bupati Rokan Hilir (Rohil), Riau, Suyatno menegaskan kegiatan pembangunan kantor bupati delapan lantai akan tuntas akhir 2014 dan pembangunannya kini tahap proses finishing.
"Tahap finishing hanya tinggal masuk AC dan moubilier lainya. Pekerjaannya pun sudah tidak banyak lagi sebab sudah proses akhir, Kita pastikan 2014 tuntas semua," ungkap Suyatno, usai paripurna DPRD Rohil, Kamis (25/9).
"Pekerjaan dilapangan hanya pembangunan lift, pembenahan halaman dan lainnya. Mudah-mudahan akhir tahun ini semua tuntas dan dapat ditempati," harapnya.

Proses pengerjaan kantor Bupati Rokan Hilir sudah hampir selesai. Kantor bupati pun akan segera digunakan pada tahun 2014.
Yang menarik, Kantor Bupati Rokan Hilir disebut-sebut sebagai kantor bupati termegah di Tanah Air. Bagaimana bentuk kantor bupati termegah se Indonesia itu?
Kantor Bupati Rokan Hilir terletak di Kota Bagansiapiapi, Rokan Hilir. Jika dilihat dari bentuknya, kantor bupati ini memiliki gaya bangunan berornamen Eropa. Kantor Bupati ini memiliki 8 lantai berlapis cat berwarna putih.
Di bagian tengah atas terdapat bangunan seperti kubah. Bahkan sepintas Kantor Bupati ini memiliki kemiripan dengan Gedung The Capitol di Amerika Serikat.
Kemiripannya bisa dilihat dari arsitek bangunan, bentuk kubah yang menonjol di bagian atas tengah. Hanya saja The Capitol terlihat memanjang ke samping sedangkan Kantor Bupati Rokan Hilir memanjang ke atas. 
Pembangunan kantor Bupati Rokan Hilir ini menghabiskan anggaran Rp 160 miliar. Tak hanya Gedung Bupati, Pemerintah Rokan Hilir pun berencana membangun Gedung DPRD termegah se Indonesia.(Moris/MC)

Sedekah Bumi Kauman Blora



Greget Sedekah Bumi Kauman Blora Lebih Nyata
INFOKU, BLORA- Dalam Peringatan Sedekah Bumi Kelurahan Kauman Blora pada tahun ini terlihat lebih menarik dibanding tahun sebelumnya.
Pernyataan ini terungkap dari pendapat beberapa warga yang berhasil ditemui INFOKU, diantaranya Sukaeri (58) warga RT 2 RW 3 dan Wiji Lestari (32) Warga RT 1 RW 3 Kauman Blora.
Menurut Sukaeri, rangkaian kegiatan Sedekah Bumi di kelurahanya tahun ini cukup memberi greget yang dirasakan semua warga.
“Rangkaian ancara tertata rapi dan cukup memberi hiburan masyarakat disini,” katanya.
Sementara Wiji Lestari mengatakan sedekah Bumi kali ini lebih meriah dibanding sebelumnya.

“Mulai pagi sampai malam acara tidak berhenti, Wayangan siang hari trus dilanjutkan Kirab Gunungan sore harinya,  trus malam harinya pentas seni wargasangat menarik,” kata Wiji. 
Memang dari pantauan INFOKU, pelaksanaan Sedekah Bumi kelurahan Kauman Blora terlihat cukup spektakuler.
Terlihat mulai penataan acara maupun kegiatanya sendiri bisa dibilang cukup menjadikan daya tarik tersendiri.
Mulai dari malam tirakatan di makan Sunan Pojok, Wayang kulit siang hari, Kirab Gunungan sore hari,  maupun malam pentas seni warga menyedot animo masyarakat yang cukup tinggi.
Bahkan Kirab Gunungan hasil Bumi, kali ini merupakan pertama kalinya dilakukan kelurahan yang letaknya di pusat kota Blora ini.
Ditambah lagi setelah hadirnya Bupati Blora Djoko Nugroho, pada pagelaran malam kesenian Jumat (19/9)  merupakan puncak dari segala acara yang ada.
Kedatangan Bupati Blora ke 27 ini merupakan pertama kalinya setelah selama 20 tahun lebih, belum ada Bupati Blora yang hadir pada perayaan Sedekah Bumi di Kelurahan Kauman. 
Sementara kepala kelurahan Kauman Blora Bambang Riyanto menanggapi kedatangan Bupati Blora di kelurahanya, mengajak agar warganya untuk lebih aktif mendukung program pemerintah, sehingga tujuan Pemkab mensejahterakan warga lebih mudah terealisasi.(Agung/ADV)


Lihat Model Cetak Tabloid....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru

 

Kriminal Rohil - tabloid INFOKU 86



Vonis 6,6 Tahun untuk Kurir Narkoba
INFOKU, ROHIL - Seorang kurir narkoba bernama Abdi Triento divonis 6,6 tahun penjara pada sidang yang digelar oleh Pengadilan Negeri Ujung Tanjung Rokan Hilir, Riau, Senin (22/9), terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.
Sidang putusan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Saidin Bagariang, SH, Hakim Anggota Hendri Sumardi SH, MH, Maharani Debora Manulang ,SH dan Jaksa Penuntut Umum Aji Darmono, SH.

Dalam putusan yang dibacakan majelis hakim terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 112 ayat 2 , bahwa setiap orang yang memiliki menguasai, dan menyimpang narkotika bukan tanaman jenis.
"Atas vonis putusan yang dibacakan hakim, terdakwa menerima," kata Jaksa Penuntut Umum, Aji Darmono, usai persidangan.
Aji menambahkan, vonis yang dijatuhkan hakim lebih rendah dari tuntutan yang pernah dibacakan jaksa pada persidangan sebelumnya,"Tuntutan kita  7 tahun, dan hakim memvonis 6,6 tahun," jelasnya.
Dari informasi dirangkum terdakwa yang merupakan mantan anggota TNI, tertangkap saat membawa narkoba oleh satnarkoba Polres Rohil di Kecamatan Bagansinembah. (Moris/MC)

Lihat Model Cetak Tabloid....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru

 


Jembatan Rohil tabloid INFOKU 86



Pemprov Riau Dinilai Lamban Memperbaiki Jembatan Jumrah
INFOKU, BAGANSIAPI-API, ROHIL - Masyarakat yang melintasi jembatan Jumrah Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir menyesalkan lamban penanganan abrasi Sungai Rokan sehingga sambungan (rigid) antara body jalan dengan Jembatan Jumrah putus.
''Jembatan Jumrah ini urat nadi masyarakat dari dan akan menuju ibukota Rokan Hilir Bagansiapiapi sudah seharusnya menjadi perhatian serius Pemprov Riau karena jalan dan jembatan ini berstatus jalan provinsi,'' ujar salah seorang pengguna jalan yang ikut terjebak diatas jembatan Jumrah Jaka Abdillah, Minggu lalu
Akibat terpisahnya body jalan dan jembatan Jumrah tak pelak membuat antrian di kedua sisi mengular hingga ratusan meter dan sudah dua hari dijaga dan diatur arus lalulintas oleh petugas Dishubkominfo Rokan Hilir."Seandainya turap beton yang terparkir disamping jembatan Jumrah dipasang tahun lalu kemungkinan terputusnya sambungan ini bisa diantisipasi" ungkap Jaka.
Selain itu menurut Jaka, penyebab memburuknya kondisi sambungan (rigid) jembatan Jumrah ini turut disumbang oleh truk sawit yang melebihi tonase dari arah Bagansiapiapi menuju ke Ujung Tanjung yang tanpa kontrol dari Pemerintah Daerah karena sejatinya jalan lintas Ujung Tanjung - Bagansiapiapi ini masih kelas IIIB yakni kelas jalan hanya untuk kenderaan bermaksimal 8 ton.
Perlu kontrol ketat dari Dishubkominfo Rohil terhadap truk-truk sawit yang melebihi tonase sehingga jembatan Jumrah bisa lebih lama masa penggunaannya jika tidak setiap saat akan mengeluarkan biaya perawatan yang tidak sedikit setiap tahun hanya untuk memperbaikinya. (Moris/jal)

Lihat Model Cetak Tabloid....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru