Rabu, 23 April 2014

Bupati Rokan Hilir Baru tabloid INFOKU 75



Bupati Rokan Hilir Dilantik Gubenur
INFOKU, BAGANSIAPI-API - ROHIL- Atas nama Presiden Republik Indonesia, Gubernur Riau H. Annas Maamun melantik H.Suyatno AMP sebagai Bupati Rokan Hilir, masa bakti 2014-2016 di gedung olah raga Batu Enam Rokan Hilir, Senin lalu.
Turut hadir dipelantikan Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman beserta rombongan, Ketua DPRD Riau, H. Johar Firdaus, Kajati Riau, Ketua Pengadilan Agama Prov Riau, Bupati/Walikota se-Riau, Danlanal Dumai dan Anggota DPR RI, Wan Abubakar dan sejumlah pejabat.

Hadir juga mantan Bupati Rokan Hilir, Wan Thamrin Hasyim, mantan Sekdaprov Riau, Camat dan Penghulu/Lurah se Rokan Hilir serta sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir Riau.
Dalam sambutan, Gubernur Riau meminta kepada Bupati Rokan Hilir yang baru untuk dapat melanjutkan pembangunan yang pernah di rencakan, sewaktu mereka (Annas-Suyatno) memimpin Rohil. Gubernur juga berharap kedepanya tidak ada lagi desa terisolir di Kabupaten Rokan Hilir Riau.
"Saya titip kepada bupati yang baru dilantik, agar melarang kepala dinas yang di Rohil pergi ke Jakarta tanda ada tujuan yang jelas," pesan Annas Maamun.(Moris)
Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru

 

Rampok Rembang - tabloid INFOKU 75



Tiga Orang Pelaku Pembobol Toko dan Kantor Dibekuk Polisi
INFOKU,REMBANG- Kepolisian Resor Rembang berhasil mengungkap pelaku pembobolan kantor dan pertokoan di sejumlah lokasi wilayah Rembang.
Setelah diburu selama sepekan akhirnya empat dari tujuh pelaku dibekuk, dua diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap.
Keempat pelaku yang berhasil dibekuk yaitu Sutadi usia 37 tahun warga Desa Blimbing, Sugeng Raharjo usia 27 tahun Warga Desa Sanetan, Mukhtar usia 38 tahun dan Syafii usia 35 tahun warga Desa Sendang Mulyo dimana semuanya asal Kecamatan Sluke. Sementara tiga pelaku lain sudah diketahui identitasnya dan dinyatakan masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kapolres Rembang AKBP M Kurniawan didampingi Kasubag Humas AKP Mohammad Mansur saat gelar perkara Senin siang menjelaskan anggota reskrim dikerahkan melakukan perburuan terhadap tiga orang pelaku yang namanya masuk DPO. Diharapkan mereka ditangkap dalam waktu dekat. 
Lanjut Kapolres Rembang, dari empat pelaku turut diamankan barang bukti berupa tang, gunting dan linggis. Sementara barang bukti lain brankas yang dibawa kabur pelaku saat beraksi masih dalam pencarian. 
Ditambahkan, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan/curat. Dengan ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.
Muhtar pelaku pembobolan Kantor Pos di Kecamatan Sedan dan Kantor Adira Lasem mengaku berhasil mengangkut brankas dari lokasi sasaran, masing-masing berisi uang tunai Rp30 dan Rp25 juta.  
Dalam keteranggannya kepada penyidik disebutkan saat beraksi dia dan kelompoknya menggunakan perkakas linggis dan gunting, bersama dengan tiga pelaku lain yang belum tertangkap juga warga asal Kecamatan Sluke.  
 Pria yang keseseharian bekerja sebagai keamanan alat berat di areal Pelabuhan Tanjung Bonang, berdalih baru sekali ini mencuri dan nekat mencuri untuk mencari tambahan penghasilan. Lantaran pendapatan dari pekerjaan menjadi keamanan belum mampu memenuhi kebutuhan keluarganya. (Giarti)
 Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru


Bandara Rohil tabloid INFOKU 75



Pembangunan Bandara dilakukan Secara Bertahap
INFOKU, BAGANSIAPIAPI- ROHIL- Bupati Rokan Hilir H Suyatno menegaskan, pembangunan bandara yang berada di Teluk Bano I, Kecamatan Bangko Pusako dilakukan secara bertahap.
Sementara, izin untuk pembangunan sudah disetujui oleh Kementerian Perhubungan RI.
Bahkan Pemerintah Pusat bersedia membangun untuk landasan pacu sepanjang 1.400 meter.
Suyatno menjelaskan, sudah semestinya di  Rokan Hilir memiliki bandara. Pasalnya, Negeri julukan seribu kubah tersebut cukup diperhitungkan, baik di tingkat Provinsi Riau maupun Nasional.
Tambahnya, rencana pembangunan bandara yang digagas oleh Pemkab Rokan Hilir di Kepenghuluan Teluk Bano I, Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir di lakukan secara bertahap.
Saat ini Pemkab Kabupaten Rokan Hilir sedang melakukan investarisasi ganti rugi lahan seluas 130 hektar yang segera tuntas di tahun 2014.
Penegaskan itu, disampaikan langsung oleh Bupati Rokan Hilir H Suyatno. Menurutnya, rencana pembangunan bandara itu telah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat, bahkan pemerintah pusat juga berkomitmen untuk membantu pembiayaan pembangunan bandara tersebut.
Diakuinya saat ini tim sedang melakukan negoisasi terhadap pemilik lahan untuk menuntaskan pembayaran ganti rugi lahan tersebut. Ditargetkan selesai tahun ini juga untuk pembangunan bandara tersebut.
Dimana pemerintah pusat memberikan bantuan sebesar 165 miliyar untuk pembangunan landasan pacu sepanjang 1.400 meter.
Sementara, Pemkab Rohil melakukan pembebasan lahan seluas 148 hektar dengan anggran Rp 10 miliar. Tak cuma itu, Pemkab Rohil juga akan membangun terminal dan penambahan Landasan Pacu dengan panjang 600 meter lagi.
Sehingga total Landasan Pacu tersebut berjumlah 2.000 meter atau berjarak 2 kilo.
Suyatno menambahkan, jika sudah tuntas ganti rugi lahan, maka pembangunan bandara sudah bisa dikerjakan di awal tahun 2014 mendatang.
Suyatno menilai komitmen Pemkab Rohil dalam pembangunan bandara tersebut, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Bahkan Pemkab Rohil juga nantinya akan membangun pelabuhan Internasional di wilayah Kecamatan Sinaboi. tandasnya.(Moris)
Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru
 

Selasa, 22 April 2014

Tabloid INFOKU Semarang 75



Kasus Money Politics, PDIP Siapkan Tim Bantuan Hukum
INFOKU, SEMARANG — DPD PDI Perjuangan Jateng menyiapkan tim bantuan hukum dan advokasi untuk mendampingi kadernya, Bupati Semarang, Mundjirin.
Mundjirin telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Semarang dalam kasus dugaan politik uang (money politics) pembagian sembako pada kampanye PDI Perjuangan di Pasar Bandarjo, Ungaran, 22 Maret 2012.
Sekretaris Badan Bantuan Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan Jateng, Supardi Sukamto, mengatakan pihaknya segera mendatangi Bupati Semarang untuk memberikan pendampingan hukum.
“Kami siap membantu Pak Mundjirin, besok [Rabu ini] akan menemui beliau meminta kuasa resmi untuk mendampingi dalam proses hukum,” ungkapnya kepada wartawan di Semarang, Selasa (8/4).
Meski telah didampingi tim penasihat hukum dari PDI Perjuangan, kata dia, mempersilahkan bila Bupati Semarang menunjukkan pengacara sendiri. “Nanti pengacara yang ditunjuk Pak Mundjiri bisa bergabung dengan tim hukum PDI Perjuangan,” imbuhnya.
Menanggapi penetapan Bupati Semarang sebagai tersangka kasus money politics kampanye pemilu, Supardi, menyatakan belum bisa berkomentar banyak, karena belum membaca berita acara pemeriksaan (BAP).
“Kalau dari data awal yang kami miliki, tidak ada money politics yang dilakukan Pak Mundjirin dalam kampanye PDI Perjuangan beberapa waktu lalu,” ungkap pengacara senior asal Semarang ini.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Heru Sudjatmoko menduga ada unsur politik penetapan Bupati Semarang sebagai tersangka. Menurut dia, tidak ada unsur kesengajaan Bupati Semarang melakukan politik uang pada kampanye PDI Perjuangan.
Menurut Heru, saat itu Bupati Semarang, Mundjiri merasa iba dengan seseorang di Pasar Bandarjo, kebetulan di depan ada bakul beras, langsung membeli beras dan diberikan kepada orang itu. 
“Jadi Bupati Semarang bukan menyiapkan beras untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat. Sepengetahuan saya seperti itu,” ujar Heru yang juga Wakil Gubernur Jateng.(Tanti)
 Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru