Senin, 26 Januari 2015

Ijin Pertamina Makin Tak Jelas


Pertamina Gantung Ijin Kelola Sumur Tua
INFOKU, BLORA- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT Blora Patra Energi (BPE) merasa digantung Pertamina.
Pasalnya, ijin alih penglolaan sumur tua eks-Kokapraya (Koperasi Karyawan Pertamina Patra Karya) sampai saat ini masih belum ada keputusannya.
Untuk diketahui, 282 titik sumur tua di wilayah Semanggi dan Ledok, rencananya akan dikelola oleh BUMD setelah masa berlaku izin penglolaan sumur tua oleh Kokapraya habis pada 31 Desember 2011 lalu.
Namun rencana tersebut masih belum berhasil direalisasikan lantaran masih terhambat perijinan. 
Menurut Plt Direktur Utama PT Blora Patra Energi (BPE), Christian Prasetya, segala persyaratan untuk memperoleh ijin telah dipenuhi.
Mulai rekomendasi dari Bupati, Gubernur, izin dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) maupun dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Semua sudah lengkap. Kami telah mengajukan ijin itu pada bulan April 2012 lalu dan telah dua kali memperbaharui rekomendasi dari Bupati," kata Cristian kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (10/1/2015).
Dia menuturkan, bahwa saat ini ijin tersebut masih mandeg di Pertamina. “Kami berharap, pertamina segera memberi keputusan di ijinkan atau tidak,” ujarnya.
Jika diijinkan, lanjut Chis, pihaknya sudah siap untuk mengelola ratusan sumur tua peninggalan belanda itu dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. “Kalau tidak izinkan ya sudah, kami hanya butuh ketegasan,” tegasnya.
Selain itu, Cris juga mempertanyakan ijin UPN Veteran Jogjakarta dalam pengelolaan sumur tua. “Mereka menggunakan izin KUD atau BUMD kami tidak tahu,” ujarnya.
Karena sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 1 tahun 2008, disebutkan bahwa dua pihak yang diberi kesempatan mengelola sumur tua adalah BUMD atau KUD. “PolicyPermen ESDM Nomor 1 itu implementasinya seperti apa,” katanya. (Endah/SS)


Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik k
anan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru

Tunjangan Guru - tabloid INFOKU



Milyaran Dana Sertifikasi Guru tidak Terserap
INFOKU, BLORA – Sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) Pemkab Blora tahun 2014 menembus angka Rp 115 miliar.
Penyerapan anggaran yang tak maksimal itu yang paling banyak terdapat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
Tepatnya di pos tunjangan sertifikasi dan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) guru, yang mencapai Rp 65 miliar. Selain itu, dana alokasi khusus (DAK) juga menyisakan anggaran sebanyak Rp 24 miliar dan sisa belanja  pegawai sekitar Rp 7 miliar lebih.
”Sampai akhir tahun anggaran memang tercatat Rp 115 miliar lebih. Di antaranya tunjangan sertifikasi, DAK, banprov dan lainnya,’’ ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Blora Gunadi, Senin (5/1).
Silpa itu sudah masuk dalam draf Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD 2015. Dalam KUA-PPAS RAPBD 2015 disepakati proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp 1,57 triliun dan belanja Rp 1,72 triliun.
Bupati Blora Djoko Nugroho meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk segera menyusun rencana kerja dan anggaran (RKA). Bupati memberikan wakty elama 12 hari bagi seluruh SKPD untuk merampungkan RKA tersebut.
Itu dilakukan agar pembahasan hingga penetapan APBD bisa segera diselesai. Apalagi Blora merupakan salah satu kabupaten di Jateng, yang hingga kini belum menetapkan APBD 2015.
”Seluruh SKPD sudah harus menyelesaikan penyusunan RKA selama 12 hari. RKA tersebut sudah harus dikumpulkan 16-17 Januari,’’ kata Djoko Nugroho.
Di tahun-tahun sebelumnya, penyusunan RKA sempat molor hingga menyebabkan pembahasan APBD tidak kunjung dilakukan.
Belum lagi pembahasan RAPBD yang alot di DPRD menjadikan penetapan APBD Blora kerap terlambat dan hal itu terjadi setiap tahun.
”Dengan telah ditandatanganinya KUA-PPAS, kami akan beranjak ke rangkaian pembahasan APBD berikutnya,’’ tandas Ketua DPRD, Bambang Susilo.
Di beberapa kesempatan, Bambang Susilo menginginkan agar penyusunan RKA oleh pemkab Blora bisa cepat diselesaikan. Sehingga DPRD bisa masuk ke tahap pembahasan RAPBD
”Perlu kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif. Bahan untuk pembahasan RAPBD adalah RKA. Karena itu RKA-nya harus selesai dulu, baru kemudian dilakukan pembahasan,” terangnya.
Rapat paripurna yang digelar kemarin, sedianya digelar pada Senin (29/12), namun batal karena pemkab belum menyiapkan data KUA-PPAS. Rapat kemudian baru terlaksana kemarin. 
Sebelum rapat paripurna ini, pada pagi hari dilakukan pembahasan akhir KUA-PPAS RAPBD 2015 yang melibatkan Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab. Rapat finalisasi itu terkait dengan rasionalisasi struktur anggaran di seluruh SKPD. (Endah/AM)

Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik k
anan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru

 


Calon Bupati Blora - tabloid INFOKU 92


Hadirkan Para Bakal Calon Bupati Mendatang
INFOKU, BLORA- Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW  yang diselenggarakan pondok pesantren Al Fatah dusun Ngronggah, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Sabtu (12/01), dinilai oleh Bupati Blora Djoko Nugroho sungguh luar biasa.
Sebab selain dihadiri oleh tokoh agama dan ratusan warga setempat juga dihadiri para pejabat pemerintahan Blora yang akan maju nyalon  Bupati.
“Saya tadi ditelepon oleh ajudan bahwa yang datang  pengajian ada Pak Abunafi, Pak Bambang Susilo, Pak Kusnanto dan Pak Abdullah Aminudin serta anggota dewan lainnya. Oleh karenanya pengajian di Ngronggah malam ini sangat luar biasa, sebab dihadiri para calon bupati, sekaligus ini bisa sebagai uji publik,”ujar Bupati Djoko Nugroho.

Menurut Bupati Kokok yang akan 'hengkang' dari rumah dinas pada 11 Agustus 2015 karena habis masa jabatannya, bahwa pengajian dengan mengundang sejumlah  pejabat  yang akan nyalon bupati  menjadi pembelajaran demokrasi, saling menjaga kerukunan dan komitmen untuk membangun Blora.
“Saya minta kalau ada pengajian, panitia-panitianya  juga  mengundang semuanya, asal semua komitmen, yang dukung Pak Abu ya komitmen, yang mendukung saya juga komitmen, yang mendukung Pak Kus juga demikian,komitmen, jangan dukung sana dan dukung sini, sekali lagi saya minta komitmen,” tandasnya.
Berkaitan dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad, menurut Bupati Kokok, umat Islam wajib menauladani sifaf-sifat Rosul, yakni sidiq, tablig, amanah dan fatonah.
Rangkaian acara pengajian diawali dengan tahlil kemudian sambutan dan laporan panitia yang diwakili Kepala Desa Sempu, Suwarno.
Mengawali pembukaan Mauidhoh Hasanah, Wakil Bupati Blora H Abu Nafi menyampaikan beberapa hal terkait penyelenggaraan pengajian yang menghadirkan KH Nur Rohmat dari Kabupaten Pati.  Nuansa politik menjadikan suasana lebih semarak meski diguyur hujan.
“Saya rasanya tidak pas kalau melakukan pembukaan Mauidhoh Hasanah, yang tepat adalah pembukaan sambutan para calon-calon Bupati.
Setiap tahun saya selalu datang ke Ngronggah pada acara yang sama, hanya saja malam ini panitia sungguh berbeda dari sebelumnya, sebab yang diundang adalah pentolan-pentolan Blora,” ujar tokoh Nadhatul Ulama tersebut, yang kemudian mengurai seputar ketauladanan Nabi Muhammad.
Berikutnya,  Wakil Ketua DPRD Blora HM Kusnanto hanya singkat mengapresiasi bahwa perjalanan Pilkada menjadikan pembelajaran bersama.
“Saya percaya, kalau semua warga Sempu sudah memiliki calon, tapi saya minta doa restu dari semua warga yang hadir pada pengajian malam ini. Memang calonnya banyak, tapi yang akan menduduki jabatan Bupati kelak tentu yang memiliki bejo,” ujar anggota  dewan empat periode asal Dukuh Watu Lumbung, Desa Jiken,  Kecamatan Jiken.
Secara maraton, Wakil Ketua DPRD Blora dari PKB Abdullah Aminudin yang digadang bakal menjadi wakil bupati, dalam sambutannya mengatakan agar pasangannya adalah orang yang gagah dalam segala hal sebagai pemimpin serta cakap berkomunikasi untuk membela serta melindungi kepentingan rakyat.
Semetara Ketua DPRD H Bambang Susilo, dalam sambutannya lebih intens menyampaikan proses pilkada dan syarat pengajuan calon dalam pemilu kada mendatang.
Puncak acara, KH Nur Rohmat  yang juga anggota polisi, menguraikan ketauladanan Nabi Muhammad yang wajib di tiru oleh para pemimpin negeri dan umat Islam.
“Benar apa yang disampaikan oleh Bupati, jadilah pemimpin yang amanah,” tandasnya.
Maulid Nabi Muhammad SAW  yang diselenggarakan pondok pesantren Al Fatah pimpinan KH Husain Rohama, sebelumnya dimeriahkan dengan lomba bola voli antar pelajar MTS se Kecamatan Kunduran dan SMPN 2 Kunduran serta peserta umum.
Selain itu juga ada lomba tenis meja, sepak bola dan hiburan panjat pinang serta karnaval yang melibatkan para santri,  drumb band  pelajar MTS  dan SMP dan paguyuban seni barongan se wilayah desa setempat.  (Guntur/KOM)
Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik k
anan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru


INFO BLORA = UMK


UMK Blora Rp 1.180.000
INFOKU, BLORA- Upah minimum kabupaten (UMK) Blora 2015 sebesar Rp 1.180.000 sudah mulai diterapkan per 1 Januari 2015. Itu setelah tidak ada satupun perusahaan di Blora yang mengajukan penangguhan pembayaran UMK dengan nominal tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Nakertransos) Blora, Chris Hapsoro AW, mengemukakan, pihaknya telah menyosialisasikan UMK 2015 itu ke perusahaan-perusahan sebelum efektif diberlakukan per 1 Januari.
Chris Hapsoro AW yang juga pernah menjadi kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda), menyatakan, pihaknya juga telah memberikan kesempatan kepada perusahan yang ada di Blora mengajukan penangguhan jika UMK yang baru tersebut dinilai memberatkan.
Hanya saja hingga kini tidak ada satupun perusahaan yang mengajukan penangguhan.
“Karena itu per 1 Januari 2015 berlaku UMK yang baru di semua perusahaan yang ada di Blora,” ujarnya, Senin (5/1).
Bahkan menurutnya, di sejumlah perusahaan diberlakukan pembayaran upah yang melebihi UMK 2015. Diantaranya di perusahaan perminyakan dan perusahan lainnya yang bergerak di bidang perdagangan dan industri rokok.
“Kami lakukan pemantauan, dan ternyata memang sudah sesuai dan bahkan melebihi UMK,” tandasnya.
Sekadar diketahui, UMK Blora 2015 ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jateng Nomor 560/85 Tahun 2014 tertanggal 20 November 2014.
Dari ketetapan itu diketahui UMK Kabupaten Blora Rp 1.180.000 adalah tertinggi kedua di eks Karisidenan Pati setelah Kabupaten Kudus sebesar Rp 1.380.000.
Sedangkan UMK kabupaten lainnya di wilayah eks Karisidenan Pati adalah Kabupaten Pati Rp 1.176.500, Jepara Rp 1.150.000 dan terendah Kabupaten Rembang Rp 1.120.000.
(Guntur/AM)

Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau Buka tautan Baru



Rabu, 21 Januari 2015

Proyek DPU Blora Bermasalah


Denda Keterlambatan Proyek Hanya Rp 403 Juta
INFOKU, BLORA– Pemkab Blora memperolehan pendapatan tambahan dari pembayaran keterlambatan penyelesaian proyek-proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) 2014.
Jumlahnya sebesar Rp 403.097.750. Denda tersebut dibayarkan oleh kontraktor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPU, Bondan Sukarno, mengungkapkan, sebanyak 50 kegiatan proyek terlambat penyelesaiannya.
Menurutnya, batas waktu penyelesaian proyek tersebut bervariasi, satu diantaranya 15 Desember 2014. Namun hingga batas waktu yang ditentukan tersebut, rekanan atau kontraktor tidak bisa menyelesaikan tanggungjawabnya. ‘’Mereka pun kena denda,’’ ujarnya, Kamis (1/1).
Bondan Sukarno yang juga Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Blora menuturkan, besarnya denda bervariasi. Mulai terkecil Rp 239.000 hingga yang paling besar Rp 35 juta.
Lanjutnya, para kontraktor yang terkena hukuman denda tersebut tetap diwajibkan penyelesaikan pekerjaannya dengan batas akhir 31 Desember 2014.
‘’Dan ternyata proyek-proyek yang kena denda itu sudah rampung dikerjakan per 31 Desember 2014,’’ tandasnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Bondan Sukarno, menuturkan penyebab keterlambatan tersebut beragam. Diantaranya karena kerusakan peralatan pengaspalan jalan.
(Endah/AM)


Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau
Buka tautan Baru

Semburan Lumpur - tabloid INFOKU 92


Ganti Untung sebaiknya Wajar dan Berdasar
INFOKU, BLORA- Delapan warga desa Nglobo yang tanahnya kena dampak semburan gas liar di sekitar lokasi sumur NGBU-04 yang sedang dilakukan kegiatan eksplorasi ulang sumur (re-entry) oleh PT.PEPC ADK dikumpulkan di kantor desa setempat, Sabtu (10/01).
Mereka menerima penjelasan dan koordinasi terkait ganti untung untuk tanah sawah mereka yang terkena dampak semburan liar.  
Pegiat LSM Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) Blora, Kentut Prasetya menyarankan, sebaiknya ganti untung normatif, wajar dan berdasar, sebab yang digunakan ganti untung adalah uang negara.

 “Ya sebaiknya normatif, wajar dan berdasar. Yang digunakan untuk ganti untung kan uang negara juga, Pertamina itu BUMN, artinya untuk ganti untung itu juga uang negara,” tandas Kentut saat mengikuti jalannya pertemuan di kantor desa Nglobo.
Pertemuan bersama delapan warga dipimpin langsung oleh camat Jiken Djoko Sulistiyono didampingi Kapolsek, Danramil Jiken, Kepala desa Nglobo serta perwakilan dari PT. PEPC ADK.
 “Ganti untung berdasarkan lokasi dan hasil bumi dari sawah sesuai luasnya, tanaman yang di budidayakan, berapa kali panen selama setahun, termasuk kebutuhan benih dan pupuk.  Jadi ada format rinciannya untuk diajukan ganti untung kepada PEPC,” kata Camat Jiken dihadapan delapan warga.
Sementara itu Sigit, salah seorang warga yang sawahnya terdampak semburan liar yang dikuasakan oleh Parsih menyatakan bahwa keterangan  sudah diajukan dianggapnya sudah terinci dan sesuai dampak kerugian yang dialaminya pihak keluarganya, hanya saja pengajuan tersebut dikembalikan karena sebab khusus.
“Kami diminta membuat sesuai rincian, dan dasarnya karena kami merasa dirugikan, sebab tanah keluarga kami untuk  keberlangsungan pertanian serta penghasilan pangan anak cucu ke depan,” kata Sigit.
Dijelaskannya, sesuai surat tuntutan ke PT. PEPC, kata dia, diajukan tertanggal 2 Januari 2015 untuk tanah milik keluarganya di persil nomor 47 kelas 1 dengan luasan 3.600 meter persegi.
“Sebenarnya kerugian kami tidak ternilai, tatapi karena diminta maka kami ajukan nilai nominal uang kepada PT.PEPC,” tegas Sigit.
Pihak PT PEPC, masih menampung curhat warga untuk selanjutnya diajukan ke pihak managemen pusat.  
Sejatinya pihak PEPC sudah menyiapkan anggaran ganti untung pada delapan warga jika persyaratannya dipenuhi. Pertemuan sudah mencapai azas mufakat, hanya saja perlu klarifikasi lebih rinci. (Endah/Tgh/KOM)


Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau
Buka tautan Baru

INFO BLORA - tabloid INFOKU 92


Blora Telah Miliki BPBD
INFOKU, BLORA Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Blora menyerahkan barang dan aset penanggulangan bencana kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Itu dilakukan setelah secara resmi BPBD dibentuk usai ditetapkanya peraturan daerah (perda) tentang Pembentukan BPBD.

Plt Sekda Blora Sutikno Slamet, mewakili Bupati Djoko Nugroho, mengaku lega akhirnya BPBD secara resmi telah dibentuk.
Dia mengatakan proses pembentukan BPBD di Blora membutuhkan waktu tidak kurang dari tiga tahun.
Sutikno Slamet yang juga kepala Dinas Kehutanan mengaku sempat malu karena sebelumnya BPBD tidak kunjung dibentuk di Blora.
Namun ternyata ada juga kota lainnya di Jateng yang belum membentuk BPBD yakni Kota Salatiga dan Kota Pekalongan.
“Tapi sekarang BPDB sudah dibentuk di Blora meski agak terlambat. Terlambat membentuk BPBD tidak seberapa, tapi terlambat menetapkan APBD sakitnya tuh di sini,” kata Sutikno Slamet sembari menirukan gaya pelantun lagu dangdut Sakitnya tuh di Sini.
Kapolres Blora AKBP Mujiyono, Jumat (9/1), juga menyambut baik dibentuknya BPBD di Blora. “Beberapa kali saya sempat ditanya Polda, mengapa di Blora belum dibentuk BPBD,” ujarnya.
Diapun mengingatkan kondisi geografis wilayah Indonesia termasuk Blora yang rawan terjadinya bencana alam. Diantaranya kebakaran hutan, angin puting beliung termasuk bencana gempa.
Menurutnya, terjadinya gempa akan sangat membahayakan pengeboran minyak. “Kami dari Polres bersama-sama teman-teman Kodim akan guyup rukun bantu-membantu dan bahu-membahu jika terjadi bendana,” katanya.
(Endah/AM)


Lebih lengkap baca model Tabloid
Gambar klik kanan pilih open New Tab atau
Buka tautan Baru