Minggu, 27 Juli 2014

Selamat Hari raya Idul Fitri 1435 H - tabloid INFOKU



Pemkab Blora - tabloid INFOKU 81



Lapangan Minyak Banyubang siap Dioperasikan
INFOKU, BLORA-  Bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu (16/7), PT. Pertamina EP dan PT. Banyubang Blora Energi (BBE) melakukan sosialisasi dan penyampaian rencana Kerjasama Operasi/KSO lapangan Banyubang.
Sosialisasi dihadiri langsung oleh Bupati Bupati Blora Djoko Nugroho, Muspida, Para kepala dinas, Muspika Kec. Bogorejo, Jiken dan Jepon. Hadir pula dari Pertamina dan STEM Akamigas.
Dalam sambutannya, Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, pengeboran minyak memiliki resiko tinggi.
Sosialisasi rencana KSO antara PT. Pertamina EP dan PT. Banyubang dihadapan pemangku kepentingan terkait, menurutnya sangat penting agar pelaksanaan operasi pengeboran nantinya tidak menimbulkan masalah.
“Saya sengaja undang Muspida dan pejabat terkait biar semua tahu persis rencana KSO hingga pengeboran lapangan Banyubang,” jelasnya.
Diakhir sambutannya, Bupati Djoko Nugroho menuturkan harapannya agar adanya operasi pengeboran minyak di lapangan Banyubang bisa memberikan lapangan pekerjaan kepada warga desa tersebut.
General Manager KSO Banyubang, M Basuki mengatakan, KSO  PT. Pertamina EP dan PT. Banyubang Blora saat ini telah mengantongi izin dari Pertamina, sementara itu operasi lapangan Banyubang sesuai rencana kerja akan bisa dilakukan pada bulan Oktober mendatang.
"BBE merupakan kerjasama dengan Banyubang Pertiwi, dan support lainnya. Lokasi Cepu-Blora km 25 dari cepu," ujarnya.
Dirinya menuturkan, di wilayah Kecamatan Bogorejo, Jiken dan Jepon ada 3 sumur bekas Pertamina, sedangkan desa terkait yakni Prantakan yang dilewati desa Tempel dan Bangoan.
Lapangan tersebut merupakan bekas peninggalan belanda, 5 sumur yang sudah di gali pertamina, sisa sumur bekas pertamina ada 4 inilah yg akan dipelajari. (Endah)


Lihat ukuran Besar....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru
 

Tabloid INFOKU Grobogan & Semarang 81



Dinkes Grobogan Tinjau Balita Penderita Gizi Buruk

INFOKU, GROBOGAN – Petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan yang berasal dari bidan desa dan petugas gizi Puskesmas Toroh, mendatangi balita penderita gizi buruk, Rabu (16/7).
Balita penderita gizi buruk bernama Zaki Aditya (3) warga Dusun Glonggong, Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh itu diperiksa kondisi fisiknya. Dari hasil pemeriksaan itu, orang tua Zaki disarankan untuk melakukan fisioterapi bagi putranya tersebut. 
Bidan desa Dwi Wuryaningsih mengatakan balita penderita gizi buruk itu, disebabkan adanya penyakit penyerta. Selain itu, Zaki diduga telah diberi makanan lain bukan air susu ibu (ASI) atau susu formula.
”Akibatnya karena penyakit penyerta, misal TB dan diare. Hal itu dikarenakan, saat usia dua bulan oleh neneknya dipaksa makan yang seharusnya belum boleh diberikan kepada bayi,” katanya. 
Dwi menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan penyuluhan kepada orang tua balita penderita gizi buruk itu, terkait langkah-langkah yang harus dilakukan.
Kemudian, pihaknya berkoordinasi dengan Dinkes kabupaten, akan membuatkan kartu sehat, yaitu Jamkesda atau BPJS. ”Kalau soal biaya pembuatannya, pihak keluarga tidak perlu khawatir,” imbuhnya. 
Diketahui, Zaki Aditya (3) mengalami gizi buruk saat usianya menginjak dua tahun. Orang tua balita, Novita Sari (23) baru mengetahui anaknya menderita gizi buruk, ketika memeriksakan di salah satu dokter anak di Kabupaten Grobogan.
Hal itu dikarenakan, pertumbuhan dan perkembangan anaknya melambat. Selain itu, berat badan balita malang itu hanya bertambah satu hingga dua ons per tahun.
”Dua pekan yang lalu, berat badannya 6.9 kilogram. Padahal, kalau balita normal, berat badannya mencapai 14 kilogram,” ucap ibu Zaki. (Budi/AB)

Lihat ukuran Besar....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru
 



tabloid INFOKU Rohil 81



Lahan Kosong segera didata Distanak
INFOKU, BAGANSIAPIAPI, ROHIL- Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rokan Hilir akan menginventarisir lahan kosong yang ada di Kecamatan Batu Hampar agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat penanaman padi maupun buah.
 
"Perlu dilakukan pendataan lahan kosong berapa banyak tidak terpakai di Batu Hampar. Saya dengar ada petani sewa lahan dengan sistem kontrak tiga tahun, sementara pemilik lahan berada di Pekanbaru, Jakarta. Lahan seperti inilah yang perlu di data, lahan itu mahal. Sayang kalau hanya menjadi lahan tidur,"kata Kepala Distanak Rohil Ir.Muslim belum lama ini dalam pertemuan dengan kalangan petani buah di Kepenghuluan Bantaian Hilir, Batu Hampar.
Pemanfaatan lahan secara optimal merupakan pilihan yang masuk akal dalam rangka meningkatkan produktifitas bidang pertanian.
"Lahan kami banyak yang tidak diolah, memang harus difikirkan bagaimana caranya agar lahan itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan menerapkan sistem sewa pakai," ujar Muslim.
Datuk Penghulu Bantaian Hilir Sufri membenarkan masih banyak lahan yang terkesan dibiarkan begitu saja di wilayah yang merupakan lintasan antara Bagan Siapi-api Kecamatan Rimba Melintang itu.
Contoh lahan tidur terdapat di lingkungan sekitar kantor pemerintahan Kecamatan Batu Hampar dan di belakang Puskesmas.
Menurut Sufri, ke depan pihaknya segera melakukan pendataan lahan tidur yang ada di wilayah kepenghuluan itu, karenanya dia mengharapkan agar ada perhatian dari pemerintah untuk turut membantu mencarikan solusi agar lahan tidur yang ada dapat digunakan oleh kalangan petani.(Moris)

Lihat ukuran Besar....

Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru
        

Tabloid Infoku Rembang 81



Dinas Perhubungan Antisipasi Saat Arus-Mudik
INFOKU,REMBANG-Di tahun tahun yang sudah terlewati dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,pastinya pengguna jalan yang akan mudik akan memadati setiap poros-poros jalan-raya khususnya jalan Pantura.
  Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan ataupun kecelakaan yang diakibatkan faktor jalan rusak atau berlubang,itu semua menjadi tanggung-jawab Dinas Perhubungan.
 Sementara itu Kadishubkominfo Rembang Suyono pada saat ditemui Infoku menjelaskan bahwa Dishubkominfo  sejak awal bulan  Romadhon,telah memperbaiki jalan yang rusak dan semaksimal mungkin untuk memperlebar jembatan yang sempit,salah satunya jembatan di Tasikharjo Rembang.Saat ini jembatan tersebut  sudah digunakan,lancar dan nyaman untuk pengemudi,begitu juga jembatan yang ada di Desa Pacar, Sarang.
 Sedangkan untuk jalur alternatip Rembang-Jatirogo,saat ini juga diperbaiki dan tahap penambalan.Dishubkominfo bekerja-sama dengan Bina Marga Propinsi Jawa tengah dan Insya Alloh pada hari H-10 Idul Fitri,jalan sudah dapat dilewati.
 Suyono menambahkan,untuk maksimal muatan kendaraan umum yang lewat terminal,tidak boleh berlebihan muatan,apabila berlebihan akan dikenakan sangsi dan tilang dan kendaraan harus layak jalan,dan bagi kendaraan yang tidak layak jalan,akan diberhentikan,dan pengendara dilarang menggunakan hp disaat perjalanan karena dapat mengakibatkan kecelakaan."Untuk tarip,sementara ini belum ada kenaikan,masih menunggu keputusan dari pusat,"imbuhnya.
  Dishubkominfo menghimbau,hati-hatilah dalan berkendara,jangan berlebihan muatan,karena tidak baik dan tidak terpuji,jadilah pengguna jalan yang baik dan sopan"ANDA SOPAN KAMIPUN SEGAN," (Giarti)


Lihat ukuran Besar....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru
 

Idul Fitri 1435 di Rembang & Rohil - tabloid INFOKU 81



tabloid Infoku Idul Fitri 1435 H Blora