Wednesday, March 29, 2017

Kasat Reskrim Baru Polres Blora



Kasat Reskrim Baru Polres Blora AKP Dwi Herry Utomo Dilantik
INFOKU, BLORA - AKP Dwi Herry Utomo resmi menjabat Kasat Reskrim Polres Blora mengantikan AKP Asnanto yang akan berpindah tugas ke Polres Magelang juga sebagai Kasat Reskrim. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan di Aula Aryagunan Mapolres Blora, dengan dipimpin Kapolres Blora AKBP Surisman, Rabu (29/3).
Selain jabatan Kasat Reskrim, yang juga mengalami pergantian adalah Kasat Sabhara yang kini dijabat oleh AKP Siswanto.
AKP Siswanto yang sebelumnya merupakan Kapolsek Kragan Polres Rembang kini mengantikan AKP Dwi Heri Utomo yang menjadi Kasat Lantas Polres Blora.

AKP Dwi Heri Utomo sendiri bukan sosok asing di Polres Blora. Pasalnya perwira menengah tersebut sudah lama bertugas di lingkungan Reskrim Polres Blora, dan pernah menjabat sebagai KBO Reskrim sebelum menjadi Kasat Sabhara yang hanya dijalaninya selama sekitar tiga bulan ini.
Kapolres Blora AKBP Surisman mengatakan, mutasi dalam jajaran Polri merupakan hal biasa dan bentuk pembinaan serta promosi jabatan.
Dirinya berharap agar pejabat baru bisa bertugas dengan baik dan menyesuaikan dengan lingkungan, serta mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik. “Semoga bisa bertugas dengan baik dan mampu menciptakan kondisi kamtibmas yang tetap kondusif bagi masyarakat,” pesannya.
Kapolres juga berpesan agar, loyalitas dalam menjalankan tugas harus terus ditingkatkan.
Sementara itu Kasar Reskrim AKP Dwi Heri P mengakui akan menjalankan tugas dengan baik, serta menyelesaikan kasus-kasus yang menjadi PR. “Akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata AKP Dwi Heri Utomo.(Endah/SGK)

Pencuri Kayu dibekuk Polisi



Pencuri Kayu dibekuk Polisi di Blora
INFOKU, BLORA – Seorang pencuri kayu jati di kawasan hutan lindung BKPH Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, ditangkap petugas gabungan Polisi Hutan dan Polsek Japah Polres Blora, Minggu (26/3/2017).
Identitas pencuri kayu jati bernama Wagiman alias Leto (39), warga Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Blora. Dari tangan pelaku, petugas menyita lima batang kayu jati hasil curian. Disita pula sejumlah peralatan untuk memotong kayu dan sebuah sepda motor  yang dipakai untuk mengangkut kayu.
“Tersangka saat itu sedang membawa kayu jati tersebut dari hutan. Namun, saat kita lakukan pemeriksaan ternyata pelaku tidak memiliki dokumen sah. Kita langsung amankan,” terang Kapolsek Japah, AKP Daryoto.
http://x.atemda.com/p.ashx?impressionId=9f11ba4128d042bba1e3049fe75622b4&rtbBuyerId=5592&cts=2844Penangkapan pelaku bermula, saat pelaku sedang melakukan aktivitas pengambilan kayu jati di hutan petak 71 RPH Sangkrah, BKPH Ngiri, KPH Mantingan pada Sabtu (25/03/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara salah satu petugas Polisi Hutan bernama Priyo (41) yang curiga dengan kayu yang dibawa pelaku, kemudian memberikan informasi kepada rekannya yang berada di kantor perhutani untuk meneruskan ke Polsek Japah.
Berbekal informasi tersebut, petugas gabungan Polsek Japah dan Polisi Hutan kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang diinformasikan. “Dan saat tiba di lokasi, anggota yang datang kemudian melakukan pengejaran dengan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan beserta barang bukti hasil pencurian katu jati tersebut,” ujar Daryoto.
Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 82 (1) huruf c dan (2) Jo pasal 12 huruf c UU RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberatan Perusakan Hutan, dan pasal 50 (3) huruf e, pasal 78 (5), UU RI No. 41 thn 1999 tentang Kehutanan.(Endah/KM)

Bersihkan Pantai Nyamplung Tritunggal



Ramai ramai Bersihkan Pantai Nyamplung Tritunggal
INFOKU, REMBANG - Sekitar 500 an pemuda dari puluhan komunitas kembali menggelar bakti sosial dengan bersih-bersih pantai Nyamplung desa Tri Tunggal Rembang,Minggu (26/3/2017).
Kegiatan yang digagas oleh Ikatan Mas Mbak Rembang (IMMR) itu berhasil membersihkan salah satu destinasi wisata pantai dari banyaknya sampah plastik dan jenis sampah lainnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang. Ir. Dwi Purwanto saat membuka kegiatan mengatakan sektor pariwisata menjadi sektor unggulan untuk menjngkatkan ekonomi masyarakat. Pantai Nyamplung merupakan kawasan Samudra Wela yang akan ditata oleh pemerintah.

Ia berharap kepada pihak desa Tritunggal agar memiliki master plan untuk menyentuh pengembangan wisata pantai Nyamplung. Dinbudpar siap berkoordinasi terkait mana-mana yang akan dibangun pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.
“Untuk itu Kopeta,IMMR dan anak-anak muda lainnya warnailah pembangunan pariwisata yang ada di desa. Pada saat musrenbangdes usulkan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Desa Tritunggal Juhri mengaku sangat senang melihat kepedulian anak-anak muda dengan pantai Nyamplung. Pihaknya mengakui pantai yang bersebelahan dengan pantai Karangjahe itu belum tertata dengan baik.
“Kami mohon maaf karena jalan akses masuk ke sini belum memadai. Tapi kami dari pemerintah desa berencana akan membuat jalan yang langsung dari jalan pantura menuju pantai.” Jelas  Juhri.
Salah satu peserta baksos Satrio dari Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Rembang (YVC-I Rembang) menuturkan sangat senang bisa berbuat sesuatu untuk Rembang. Kegiatan bakti sosial seperti itu dinilainya bisa menambah variasi kegiatan suatu club motor, YVC-I Rembang siap dilibatkan untuk agenda selanjutnya.
Tercatat ada 20 lebih komunitas yang berpartisipasi. Diantaranya Purna Paskibraka Indonesia Rembang, Pakar, Komunitas Anti Korupsi / KPK, IMMR,
Sahabat Noah Rembang, Kopites, RBC, Fadlan, OI,Milanisti Rembang, Banser Rembang, Ubaloka Pramuka Rembang, PSHT Rembang, HGRC,komunitas Ontel Sedan,MTMA Rembang, YVC-I Rembang dan lainnya.(Imam/kab)

Bupati Janji Semua Objek Wisata Pati



Bupati Janji Semua Objek Wisata Pati Segera di Benahi
INFOKU, PATI - Untuk meningkatkan potensi ekonomi melalui pariwisata, Bupati Pati Haryanto mengaku akan membenahi semua objek wisata yang ada. Hal itu disampaikan Haryanto saat menghadiri Pati Tourism Expo di Pasar Pragola, Sabtu (25/3/2017).
“Sejumlah objek wisata di Pati selama ini memang belum terawat. Karena itu, ke depan akan kami benahi agar bisa lebih representatif dan menarik wisatawan tidak hanya dari Pati sendiri, tetapi juga luar daerah,” ujar Haryanto.
Menurutnya, salah satu yang harus dibenahi adalah infrastruktur. Bila insfrastruktur baik, wisatawan akan lebih nyaman. Sebaliknya, layanan di bidang pariwisata juga akan berjalan dengan baik.
“Potensi wisata di Pati yang layak disuguhkan kepada traveler adalah wisata religi dan kuliner. Namun, potensi wisata alamnya juga sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Pati punya pemandangan alam yang bagus, membentang dari utara ke selatan,” ucap Haryanto.

Melihat potensi wisata di Pati yang mulai menggeliat, Haryanto berharap para pelaku pariwisata bisa ikut berpartisipasi dengan mempromosikannya kepada traveler luar daerah. Sebisa mungkin, potensi wisata di Pati yang cukup bagus bisa dikenal, minimal seperti Jepara.
Selain sejumlah objek wisata yang sudah lama dikenal seperti Gua Pancur, Gua Wareh, wisata batik tulis di Juwana, dan Waduk Gunungrowo, Pati juga menyimpan berbagai destinasi tersembunyi yang belum terekspos sebagai destinasi wisata. Karenanya, Pemkab Pati saat ini mengaku cukup serius mengembangkan potensi wisata yang ada.
“Pati punya pegunungan, lautan, kebudayaan yang perlu dieksplorasi keindahannya. Sektor wisata perlu digarap untuk kemajuan Kabupaten Pati. Maka, butuh kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, pelaku pariwisata hingga masyarakat langsung,” tandas Haryanto. (Imam/Kab)

Peningkatan Kinerja Pemkab Batang



INFOKU, BATANG - Plt Bupati Batang Nasikhin mengatakan, keberhasilan yang telah dicapai dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah pada Tahun Anggaran (TA) 2016 patut disyukuri. Mengingat pencapaian tersebut diraih atas kerjasama dan partisipasi semua komponen pemerintah daerah baik jajaran eksekutif, legislatif serta dukungan dari masyarakat luas.
“Namun tentu saja masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki, sehingga melalui mekanisme penyampaian LKPJ Bupati ini diharapkan dapat diperoleh rekomendasi yang konstuktif dari DPRD,“  kata Nasikhin saat penyampaian LKPJ di hadapan anggota DPRD .
“Kinerja Keuangan Daerah untuk pendapatan daerah pada TA 2016 mengalami peningkatan Rp 102.258.956.663,00 dibandingkan tahun 2015. Belanja Daerah pada tahun 2016 sebesar Rp 1.559.217.035.291. Terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 1.024.679.712.973 dan Belanja Langsung sebesar Rp 534.537.322.318,” lanjut Plt Bupati ini. 
Sementara pada sisi pembiayaan daerah, komponen penerimaan pembiayaan sebesar Rp 159.948.419.032, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 4.081.253.282 dengan pembiayaan netto sebesar Rp 155.867.165.750.
Kinerja pelaksana urusan pembangunan untuk urusan pendidikan mencapai rata-rata sebesar 97,25%. Dilihat dari indikator target anggaran program kegiatan mencapai 96,78% dan masuk dalam kategori pencapaian yang sangat tinggi.

 Plt. Bupati Nasikhin menyerahkan LKPJ TA 2016 kepada Ketua DPRD Imam teguh Raharjo
Untuk urusan kesehatan yang terdiri dari 49 indikator mencapai rata-rata kinerja 95,20% sehingga masuk kategori sangat tinggi. Target kinerja program kegiatan pada aspek anggaran sebesar 77,66% masuk dalam kategori tinggi, untuk urusan lingkungan hidup kinerja dilihat dari 4 (empat) indikator masuk dalam kategori sangat tinggi yaitu 106,22% dan target anggaran program kegiatan tercapai 100% masuk dalam kategori sangat tinggi.
Urusan Pekerjaan Umum yang terdiri dari 19 indikator kinerja dengan pencapaian 85,54%, dan target anggaran program kegiatan mencapai 87,37%.
Semuanya masuk kategori tinggi. Urusan Penataan ruang yang terdiri dari 6 (enam) indikator dengan pencapaian 65,49% masuk dalam kategori rendah, namun dari indikator target anggaran program kegiatan mencapai 87,71% masuk kategori tinggi.
Perencanaan urusan pembangunan yang terdiri dari 5 indikator dengan pencapaian 106,39%, target anggaran program kegiatan mencapai 99,56% dan masuk kategori pencapaian kinerja sangat tinggi.
Urusan Perumahan pencapaian kinerja 107,93% masuk dalam kategori sangat tinggi dengan  target anggaran program kegiatan mencapai 81,35% masuk kategori tinggi. Untuk Urusan  Kepemudaan dan olah raga dengan pencapaian kinerja 90,07%, untuk target anggaran program kegiatan mencapai 96,26% semuanya masuk kategori sangat tinggi.
Untuk urusan penanaman modal, pencapaian kinerja sebesar 184,97% dengan target anggaran program kegiatan mencapai 99,17% yang semuanya masuk kategori sangat tinggi. Koperasi  usaha  kecil dan menengah capaian kinerja mencapai 95,36% berada pada kategori sangat tinggi dengan target anggaran program kegiatan mencapai 92,56% juga merupakan pencapaian terget yang sangat tinggi.
Urusan kependudukan dan catatan sipil pencapaian kinerja 148,09% dengan target anggaran program kegiatan mencapai 99,06% masuk pada kategori pencapaian target sangat tinggi. Urusan  ketenagakerjaan pencapaian kinerja 96,30% dengan target anggaran program kegiatan 97,56% juga masuk kategori sangat tinggi. Dan urusan ketahanan pangan pencapaian kinerja 87,64% dengan target anggaran program kegiatan mencapai 99,45% juga masuk pada kategori sangat tinggi.
“Hampir semua penyelenggaraan pemerintahan yang diwujudkan melalui program dan kegiatan selama tahun 2016 telah memberikan penyelenggaraan bahwa indikasi pemerintahan dan pembangunan telah memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Batang dalam arti luas yang terlihat dari capaian indikator pembangunan daerah maupun capaian atas penyelenggaraan urusan wajib dan pilihan di Kabupaten Batang,” jelas Nasikhin.
Dalam Sidang Paripurna Istimewa yang pimpin Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo juga dibacakan hasil penetapan  pasangan calon Bupati H. Wihaji, S.Ag, M.Pd dan Suyono, S.IP, M.Si sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Batang periode 2017-2022. ( Erfin/Kab)